oranglain. Hal ini mengandung ma’na bahwa kepemimpinan merupakan suatu kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain sehingga orang lain tunduk atau mengikuti semua keinginan seorang pemimpin. Setiap manusia merupakan pemimpin, baik pemimpin akan dirinya sendiri maupun pemimpin akan masyarakat atau pemimpin suatu organisasi. Dandemikian pula orang tua akan lebih senang lagi bahkan bangga ketika anaknya memiliki prestasi. Karena itu guru dan orang tua memiliki tujuan yang sama dalam mendidik. Untuk dapat mewujudkan harapan tersebut, tentunya harus ada Kerjasama yang baik antara guru dan orang tua. Kerjasama yang baik antara guru dan orang tua sangat penting karena 3 Minimnya bantuan dari orangtua. Mungkin tidak semua guru tahu bahwa orangtua dari tiap siswa ada yang dua-duanya bekerja. Sehingga orangtua tidak bisa membantu anaknya ketika harus belajar di rumah pada jam kerja. Karena ketika belajar di rumah, mungkin siswa sudah mengalami kendala duluan sebelum kegiatan belajar dimulai melalui daring. individuketika sedang bekerja dengan orang lain daripada ketika bekerja sendirian (Forsyth, 2010; Zajonc, 1965). Dalam konteks KDR ini, proses mengerjakan tugasnya dari rumah akan merasa tertantang ketika sedang terhubung dengan orang lain mengakibatkan menurunnya produktivitas. Tett dan Burnett (2003) menyatakan bahwa distraktor EPPSmerupakan singkatan dari Edward’s Personal Preference Schedule yang merupakan tes kepribadian rumusan Allen L. Edward. Tes ini mampu menilai kepribadian seseorang berdasarkan teori kebutuhan yang dicetuskan oleh Henry Murray pada tahun 1938. Berdasarkan teori tersebut, Edward memilih 15 kebutuhan yang diuji dalam tes EPPS. sosialyang diperoleh guru dari keluarga-nya, sedangkan workplace support merupa-kan dukungan sosial yang diterima guru di tempat kerjanya. Di dalam tempat kerja, dukungan sosial paling potensial diberi-kan oleh atasan dan rekan kerja. Keluarga, atasan, dan rekan kerja akan menjadi sumber dukungan sosial yang diukur KumpulanSoal Kompetensi Manajerial PPPK Tahun 2021 - Pemerintah pada tahun 2021 ini akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Kamisaling memberi salam dengan cara meminta yang lain mengutip sebuah ayat. Ketika seorang teman mengetahui kalau daya ingat saya kurang baik, ia pernah menyapa saya dengan bercanda, "sebutkan ayat dalam Yohanes 11:35 !" Ia tahu bahwa saya akan mudah mengingat ayat yang hanya terdiri dari tiga kata. Meskipun hanya sebuah permainan, tetapi E Saya akan mengumpulkan teman terlebih dahulu untuk menyuarakan pendapat saya. baca juga: Soal dan Pembahasan PPPK Guru 2021 Kompetensi Teknis Paket B. (Soal Meskikita membenci kolega yang senang menyuruh atau kealpaan teman kerja, kita tetap dapat mengerjakan tugas di kantor, dan diawasi oleh orang lain memacu kita untuk menuntaskan tugas-tugas tersebut. AnzoG. Pengguna Brainly Pengguna Brainly Answered By CutieBean 医ゾの~`` Jawaban ``~ Yang sebaiknya dilakukan seorang anak apabila orangtua menyuruhnya berbuat maksiat adalah - MENOLAK perintah mereka secara tegas namun dengan bahasa yang tetap sopan, tidak meninggi tetap halus. - Memberi alasan mengapa perbuatan tersebut adalah maksiat serta memberikan PENGERTIAN atau NASEHAT penuh kasih sayang kepada mereka. - Apabila terjadi penolakan, pemaksaan dan sebagainya bisa ditindak lanjuti dengan menghadirkan pihak penengah seperti yang dituakan di keluarga besar atau ustad dan ustadzah. Pembahasan Berbakti kepada orangtua dalam islam dikenal dengan istilah BIRRUL WALIDAIN. Birrul Walidain ini adalah ibadah yang nilainya utama di sisi Allah SWT bahkan lebih mulia lagi daripada jihad di jalan Allah. Berbakti kepada orangtua adalah sikap yang menghormati, menyayangi dan senantiasa menyenangkan mereka. Salah satu caranya adalah dengan melaksanakan perintah atau permintaannya dan menjahuhi larangan mereka. Dalam kedua hal ini, baik perintah atau larangan mereka, harus sesuai dengan syariat islam. Apabila larangan atau perintah orangtua justru mengarah pada perbuatan kemaksiatan maka WAJIB HUKUMNYA ANAK MENOLAK namun dengan bahasa yang tidak meninggi, tetap sopan dan penuh hormat. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT pada surah LUQMAN AYAT 15 yang terjemahannya sebagai berikut “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.” Meskipun orangtua wajib untuk dimuliakan namun mereka adalah manusia biasa, tidak luput dari kesalahan. Dan adalah kewajiban seorang anak untuk menasehati dan mengingatkan orangtuanya dengan cara-cara yang penuh adab dan kasih sayang sesuai dengan ketentuan islam. ~`` Pelajari Lebih Lanjut Materi tentang pengertian birrul walidain Materi tentang maksud birrul walidain • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • ~`` Detail Jawaban ``~ Kode Kelas 1 SMA Mapel Pendidikan Agama Islam Bab Sayang, Patuh dan Hormat Kepada Orang Tua dan Guru Kata Kunci Birrul, Walidain, Orangtua, Menolak, Maksiat.= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =Semoga Membantu! Kalau Boleh Jadikan Jawaban Terbaik Ya!JadiJuara✿´‿` Jangan Lupa Tap ❤️ Dan ⭐⭐⭐⭐⭐ Ya! • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Metode Pemberberian Tugas PDF menyuruh orang lain mengerjakan pekerjaan rumah dari guru akan mengakibatkan​ - menyuruh orang lain mengerjakan pekerjaan rumah dari guru akan mengakibatkan​ - Curhat Siswa Belajar di Era Covid-19 Dari Tugas Numpuk Hingga Kerinduan Belajar di Sekolah – Contoh Soal Tes Kepribadian TKP CPNS, PPG Guru - Guru Geografi Apa yang dimaksud dengan pekerjaan rumah atau homework? - Ilmu Pendidikan - Dictio Community Belajar daring, ada orang tua kerjakan tugas sekolah anaknya - ANTARA News Jambi Kerjakan soal-soal berikutlengkapilah kalimat berikut dengan jawaban yang tepatMade diminta ibu - BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Guru harus mempunyai kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional sebagaimana diseb Menggapai Keberkahan Hidup dengan Berbakti dan Taat kepada Orang Tua dan Guru Kumpulan Soal PPPK Guru - Tes Manajerial Paket 3 - Gurnulis Manfaat pr pekerjaan rumah bagi anak Bilangnya Disuruh Belajar di Rumah, tapi Malah Dikasih Banyak Tugas – Terminal Mojok Sekolah di tengah pandemi Covid-19 Tahun ajaran baru dan skenario kembali ke sekolah, mengapa ada penolakan dari orang tua siswa? - BBC News Indonesia Alasan Mengapa Guru Memberi Pekerjaan Rumah PR - De Eka KETERKAITAN GURU MEMBERIKAN HUKUMAN BAGI SISWA YNAG TIDAK MENGERJAKAN PR DENGAN PEMAHAMAN MATERI PELAJARAN SELANJUTNYA DI SD NTA Tips Mengajar untuk Guru 5 Pertimbangan sebelum Memberi Tugas Siswa SKRIPSI PERILAKU MENYONTEK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Studi Kasus di Sebuah Sekolah Dasar di Raman Utara Oleh Erna Ariyani Apa Manfaat Mengerjakan PR? Tips dan Cara Mengatasi Anak Malas Belajar EBOOK PPPK UNTUK GURU SD FULL VERSION-Flip eBook Pages 1 - 50 AnyFlip AnyFlip 7 Alasan Mengapa Kita Harus Mengerjakan PR - Blog Primaindisoft Hikmah COVID-19 - SMP NEGERI 10 SURABAYA PENGARUH METODE RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MURID SDN 14 MALLAKA KECAMATAN POLONGBANGKENG SELATAN KA Bagaimana Sistem Pendidikan Indonesia Dibanding Negara Lain? Haruskah Suami Membantu Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga? Halaman 1 - UPAYA GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR DI MASA PANDEMI SKRIPSI OLEH MELANY FITRIANUR PERMAD PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI MI MUHAMMADIYAH KRAJAN KECAM KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN P PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI MI MUHAMMADIYAH KRAJAN KECAM Buku BSE Kelas 02 sd pendidikan agama kristen dan budi pekerti guru 2… SKRIPSI STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA Skripsi Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Mempe UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI SISWA YANG MENUNJUKKAN GEJALA PASIF DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJ IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB ANAK PUTUS SEKOLAH DI KELURAHAN KWALA BEKALA KECAMATAN MEDAN JOHOR SKRIPSI Diajukan Guna Memenuhi S PROFESIONALITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN RELIGIUS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 PELEPAT Manajemen Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Sekolah dan Profesionalisme Guru Sekolah Libur Karena Corona, KPAI Sebut Guru buat Siswa Stres PERANAN GURU, ORANG TUA DALAM MENCEGAH BULLYING DAN MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK USIA DINI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 5 PERAN GURU PPKn TERHADAP PENEGAKAN TATA TERTIB SEKOLAH PADA SISWA SMA NEGERI 4 GOWA STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA Skripsi Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Mempe SKRIPSI PERILAKU MENYONTEK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Studi Kasus di Sebuah Sekolah Dasar di Raman Utara Oleh Erna Ariyani Untitled Untitled UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI SISWA YANG MENUNJUKKAN GEJALA PASIF DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJ PENGARUH METODE RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MURID SDN 14 MALLAKA KECAMATAN POLONGBANGKENG SELATAN KA STRATEGI GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM PEMBENTUKAN SIKAP KONFORMITAS SISWA DI TINGKAT SMA NEGERI 1 TEUNOM ACEH JAYA INTERAKSI GURU, MURID DAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR DI MI NAHDATUL WATHAN SEKUNYIT PRAYA KABUPATEN LOM Sebuah Refleksi Penerapan Sikap Adil Guru-Siswa - Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia Kerjasama Guru dan Orang Tua Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KE PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI ANAK BELAJAR ONLINE DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III MI AL-ISLAM KOTA BENGKULU SKRIPSI Diaju Kerjasama Guru dan Orang Tua Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KE UPAYA GURU DALAM MEMBENTUK KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS IV DI MADARASAH IBTIDAIYAH NURUL IHSAN KOTA JAMBI SKRIPSI Oleh SAIPU Menghadapi Anak yang Suka Menunda Pekerjaan atau Tugas Untitled UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK KELAS B1 DI TAMAN KANAK-KANAK PERMATA BUNDA DESA TELUK LEBAN KECAMATAN MAR Untitled 0 0 PELESTARIAN BUDAYA JABAT TANGAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER SOPAN SANTUN SISWA KELAS V B DI SD NEGERI TUREN 02 MALANG SKRIPSI O STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA Skripsi Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Mempe 5 Alasan Mengapa Orang Tua Tak Perlu Membantu Anak Mengerjakan PR Ini Bahayanya Jika Anak Dibebani Terlalu Banyak PR dari Sekolah! Apa Dampak Negatif Seseorang Suka Menunda Pekerjaan? Jawaban Belajar dari Rumah TVRI Halaman all - Manfaat Mengajak Anak Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga INI ALASAN KENAPA GURU DILARANG SERING MEMBERIKAN PEKERJAAN RUMAH ATAU PR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Bagaimana Sistem Pendidikan Indonesia Dibanding Negara Lain? Ketidakadilan Aturan Berpakaian bagi Perempuan di Indonesia HRW PDF GURU SUSRUSA DALAM TEKS ADIPARWA Bagaimana Sistem Pendidikan Indonesia Dibanding Negara Lain? Bagaimana Sistem Pendidikan Indonesia Dibanding Negara Lain? Apa Dampak Negatif Seseorang Suka Menunda Pekerjaan? Jawaban Belajar dari Rumah TVRI Halaman all - Perjanjian Sekolah dan Ortu Siswa Beri Hukuman Edukatif Bagi Siswa 7 Alasan Mengapa Kita Harus Mengerjakan PR - Blog Primaindisoft Manfaat pr pekerjaan rumah bagi anak Teknik Pemberian Pekerjaan Rumah ke Siswa - Perilaku Bullying di Sekolah dan pengaruhnya terhadap Prestasi - SMK Negeri 1 Banjarmasin Cara Menghormati Guru dalam Ajaran Islam Halaman all - Contoh Soal & Jawaban PPPK 2020/2021 Kemampuan Manajerial Paket 2 - MY PRIVACY JOB BLOG Pekerjaan Rumah Sebelum Memberikan Tugas Ke Murid, Apakah Sudah Mempertimbangkan Hal Ini? Buku Pendidikan Karakter Kelas IV Tips Mengajar untuk Guru 5 Pertimbangan sebelum Memberi Tugas Siswa MENDISIPLINKAN SISWA DENGAN KERJA KELOMPOK Program Pascasarjana ANALISIS KASUS DARI PERNIKAHAN DINI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI BAGI PASANGAN SUAMI-ISTERI DI DESA LIMAU MANIS KECAMATAN TAN PROFDIK ABC Excellent Teacher PDF PERILAKU NEGATIF SISWA BENTUK, FAKTOR PENYEBAB, DAN SOLUSI GURU DALAM MENGATASINYA Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti PDF Aspek Perlindungan Anak dalam Pemberian Sanksi oleh Guru terhadap Siswa Belajar di Rumah, Nadiem Imbau Guru Tak Berlebihan Beri Tugas Peran Orangtua dalam Proses Belajar Buku BSE Kelas 06 sd pendidikan agama khonghucu dan budi pekerti guru Murid Belajar di Rumah Stres Orang Tua dan Kendala Lainnya Republika Online PERAN ORANG TUA DALAM PROSES BELAJAR ANAK DI RUMAH PADA ERA PANDEMI COVID-19 STUDI KASUS DI DESA PANCIRO KABUPATEN GOWA SKRIPS MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI JENIS-JENIS PEKERJAAN PADA MATA PELAJARAN IPS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND UPAYA GURU PEMBIMBING KHUSUS DALAM MENANGANI PROSES PEMBELAJARAN PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KELAS III DI PENDIDIKAN INKLUSI S Manfaat Mengerjakan PR dan Alasan Tidak Membuat Pekerjaan Rumah SMP NEGERI 5 KEBUMEN ETIKA BERKOMUNIKASI GURU DAN PESERTA DIDIK MENURUT AJARAN AGAMA ISLAM Oleh Mohamad S Rahman* Manfaat Membantu Orang Tua Berpengaruh bagi Pertumbuhan TINDAK TUTUR EKSPRESIF GURU TERHADAP SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII SMP NEGERI 7 JEMBER Sutik Susmiati , M Metode Pembelajaran Matematika dari Rumah Kerjasama Guru dan Orang Tua Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KE Pekerjaan rumah PR adalah kewajiban, yaitu suatu yang wajib dikerjakan atau ditentukan untuk dilakukan, atau perintah untuk melakukan sesuatu. Jadi yang dimaksud dengan pekerjaan rumah disini adalah melaksanakan semua tugas yang diberikan guru di sekolah, untuk dikerjakan di rumah. Kegiatan interaksi belajar mengajar harus ditingkatkan efektifitas dan efisiensinya, dengan banyaknya kegiatan belajar disekolah, dalam usaha meningkatkan mutu dan frekuensi isi pelajaran, maka sangat menyita waktu siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar tersebut, untuk mengatasi keadaan tersebut guru perlu memberikan tugas-tugas diluar jam pelajaran. Di sebabkan bila hanya menggunakan seluruh jam pelajaran yang ada untuk tiap mata pelajaran hal itu tidak mencukupi tuntutan luasnya pelajaran yang diharuskan, seperti yang tercantum dalam kurikulum. Dengan demikian perlu diberikan tugas-tugas, sebagai selingan untuk variasi teknik penyajian pengajaran. Metode pemberian tugas juga disebut dengan resistasi yaitu guru mengajar dengan memberikan tugas-tugas tertentu kepada peserta didik, sedangkan hasilnya diperiksa oleh guru dan murid diminta untuk mempertanggung Selanjutnya Roestiyah mengatakan bahwa. Dengan kegiatan melaksanakan tugas siswa aktif belajar, dan merasa terangsang untuk meningkatkan belajar yang lebih baik, memupuk inisiatif dan berani bertanggung jawab Dampak positif pemberian pekerjaan rumah terhadap siswa adalah 1. Baik sekali untuk mengisi waktu luang senggang dengan hal-hal yang konstruktif. 2. Memupuk rasa tanggungjawab dalam segala tugas pekerjaan, sebab dalam metode ini anak-anak harus mempertanggung jawabkan segala sesuatutugas yang telah dikerjakan. 3. Memberi kebiasaan anak untuk giat Berdasarkan pendapat diatas, metode pemberian pekerjaan rumah sangat berguna untuk merangsang siswa aktif belajar, baik secara individual maupun kelompok. Dengan demikian pemberian pekerjaan rumah jaga harus memperhatikan bahwa apa yang akan diberikan kepada siswa benar-benar memperhatian tujuan dari yang akan dicapai. Dalam pemberian tugas guru harus mengetahui beberapa syarat dan syarat-syarat tersebut harus pula diketahui oleh siswa yang akan diberikan tugas, yaitu 1. Tugas yang diberikan harus berkaitan dengan pelajaran yang telah mereka pelajaran. 2. Guru harus dapat mengukur dan memperkirakan bahwa tugas yang diberikan kepada siswa akan dapat dilaksanakannya karena sesuai dengan kesanggupan dan kecerdasan yang dimilikinya. 7Ramayulis, Metodologi Pendidikan Agama Islam, Jakarta Kalam Mulia, 2005, h. 294 8Roestiyah Strategi Belajar Mengajar, Jakarta Rineka Cipta, 2008, h. 133 9Zuhairini, Loc. Cit 3. Guru harus menanamkan kepada siswa bahwa tugas yang diberikan kepada siswa akan dikerjakan atas kesadaran sendiri yang timbul dari hati sanubarinya. 4. Jenis tugas yang diberikan kepada siswa harus dimengerti benar-benar, sehingga siswa tidak ada keraguan dalam Adapun fase-fase dalam metode pemberian pekerjaan rumah adalah a. Fase pemberian pekerjaan rumah PR 1 Tujuan yang akan dicapai. 2 Jenis tugas yang jelas dan tepat sehingga anak mengerti tugas yang diberikan tersebut. 3 Sesuai dengan kemampuan siswa. 4 Ada petunjuk/sumber yang bisa membantu pekerjaan siswa. 5 Sediakan waktu yang cukup untuk mengerjakan tugas tersebut. b. Fase pelaksanaan pekerjaan rumah 1 Diberikan pengawasan oleh orang tua. 2 Diberikan dorongan agar siswa mau bekerja. 3 Diusahan dikerjakan siswa sendiri, tidak menyuruh orang lain. 4 Dianjurkan kepada siswa untuk mencatat hasil-hasil yang ia peroleh dengan baik dan sitematis. c. Fase mempertanggungjawabkan pekerjaan rumah 1 Laporan siswa baik lisan, tulisan dari apa yang telah mereka kerjakan. 2 Ada Tanya jawab dan diskusi kelas 3 Penilaian hasil pekerjaan siswa baik dengan tes maupun nontes atau cara Dalam metode pemberian pekerjaan rumah ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. a. Kelebihan. 1 Sangat efektif untuk mengisi waktu luang atuau senggang dengan kegiatan yang konstruktif. 2 Memupuk rasa tanggung jawab dalam segala tugas /pekerjaan. 3 Memberi dan menanamkan kebiasaan pada murid untuk giat belajar. 4 Memberi tugas yang bersifat fraktis kepada murid, misalnya membuat laporan tentang kegiatan kepribadian dan kegiatan amaliyah sosial di daerahnya 10 Zakia Daradjat, Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, Jakarta Bumi Aksara, 2004, h. 298 11Syaiful Bahri Jamarah dan Azwan Zain, Op. Cit, h. 85 12Zuhairini, Loc. Cit 5 Pengetahuan yang diperoleh anak didik dari belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama. 6 Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif, bertanggung jawab, dan berdiri b. Kelemahan 1 Siswa sulit dikontrol, apakah ia yang mengerjakan tugas atau orang lain. 2 Khusus untuk tugas kelompok, tidak jarang yang aktif mengerjakan dan menyelesaikan adalah anggota tertentu saja, sedangkan anggota lainnya tidak berpartisipasi dengan baik. 3 Tidak mudah memberikan tugas yang sesuai dengan perbedaan individu siswa. 4 Sering memberikan tugas yang yang monoton tidak bervariasi akan menimbulkan kebosanan Pemilihan suatu metode dalam proses belajar mengajar tidak biasa sembarangan, jangan menduga penetapan suatu metode tanpa harus mempertimbangkan faktor-faktor lain. Sebagai suatu cara, metode tidaklah berdiri sendiri, tetapi dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Menjadi seorang guru haruslah mengenal, memahami, dan mempedomaninya ketika akan melaksanakan pemilihan dan penentuan metode, tanpa mengindahkan hal ini, metode yang digunakannya bisa-bisa tidak berarti. Agar metode pemberian pekerjaan rumah ini dapat berlangsung secara efektif, guru perlu memperhatikan langkah-langkah sebagai berikut 1 Tugas harus direncanakan secara jelas dan sistematis, termasuk tujuan pemberian tugas dan cara pengerjaanya. 2 Tugas yang diberikan harus dapat dipahami oleh siswa, kapan mengerjakannya, berapa lama tugas tersebut harus dikerjakan, secara individual atau kelompok. 3 apa bila tugas tersebut tugas kelompok, perlu diupayakan agar seluruh anggota kelompok dapat terlibat secara aktif dalam proses penyelesaian tugas tersebut, terutama tugas tersebut diselesaikan di luar kelas. 4 Perlu diupayakan guru mengontrol proses penyelesaian tugas yang dikerjakan oleh peserta didik 13Syaiful Bahri Djamarah dan Azwan Zain, Op. Cit. h. 87 14Ibid. h, 87 5 Berikan penilaian secara propesional terhadap tugas-tugas yang dikerjakan peserta Selanjutnya yaitu saran-saran agar siswa dapat melaksanakan pekerjaan rumah PR dengan sebaik-baiknya sebagai berikut 1. Siapkan terlebih dahulu peralatan dan buku-buku yang diperlukan. 2. Tentukan berapa lama waktu mengerjakan tugas tersebut. 3. Bacalah petunjuk terlebih dahulu dengan baik, jika soal tersebut bukan buatan sendiri. 4. Bacalah terlebih dahulu soal satu demi satu dari soal nomor satu sampai terakhir. 5. Mulailah mengerjakan dari soal yang mudah hingga yang susah. 6. Jika mengalami kesulitan dalam mengerjakannya, maka lihatlah catatan/buku pegangan/buku ringkasan untuk mendapatkan tuntunan. 7. Jika tidak dapat mengerjakan lagi, catatlah soal tersebut dan dilain waktu minta petunjuk kepada orang lain. 8. Setelah semua soal dikerjakan periksalah kembali semua nomor soal tersebut. 9. Koreksilah jawaban itu dengan memakai kunci melihat kebuku catatan atau pegangan. 10. Betulkan jawaban-jawaban yang salah. 11. Jika tugas dikumpulkan, salinlah jawabannya di kertas lain dengan tulisan yang bagus dan rapi. 12. Jika tugas itu sudah dikembalikan periksalah dan betulkan jawaban yang salah. 13. Simpanlah baik-baik tugas Dari penjelasan diatas siswa akan memahami tujuan dan makna tugas, maka setelah itu siswa akan melaksanakan tugas dengan belajar sendiri, atau mencari nara sumber sesuai dengan tujuan yang telah digariskan dan dijelasakan oleh guru. Dalam proses ini guru mengontrol pelaksanaan tugas atau pekerjaan rumah, apakah dikerjakan dengan baik, apakah dikerjakn oleh siswa sendiri, maka dari itu perlu di teliti. Guru juga hurus mempersiapkan alat evaluasi agar dapat menilai hasil kerja siswa dan dapat memberi gambaran 15 E. Mulyasa, Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan, Bandung Remaja Rosda Karya, 2008, h. 113 16Slameto, Op. Cit, h. 88 yang obyektiif mengenai usaha siswa mengerjakan pekerjaan rumah. Evaluasi ini penting untuk siswa karena dapat menumbuhkan semangat kerja yang lebih baik, serta meningkatkan semangat belajar siswa.